Manajemen Strategi

Manajemen Strategi

Disebut sapi perah hal ini karena menghasilkan kas lebih dari dalam dibutuhkanya, mereka seringkali diperah untuk membiayai untuk membiayai sektor usaha yang lain. Tidak sedikit sapi perah saat ini merupakan bintang di masa selanjutnya, divisi sapi perah harus dikelola unuk mempertahankan posisi kuatnya selama mungkin. Pengembangan produk atau diversifikasi konsentrik dapat menjadi strategi dalam menarik untuk sapi perah yang kuat. Tetapi, ketika divisi sapi perah akhirnya menjadi lemah, retrenchment atau divestasi lebih sesuai untuk diterapkan. Beberapa model perencanaan telah dikembangkan untuk membantu manajer level korporasi dalam menempatkan sumber daya secara efektif.

Strategi product bisnis umumnya dirancang buat meletakkan bisnis pada sebuah posisi yang diinginkan dalam suatu industri tertentu, sehingga pada akhir periode perencanaan dapat diperoleh tujuan contohnya yang diharapkan. Perusahaan yang memiliki berbagai jenis produk, akan bersaing di seluruh tingkatan bisnis atau ocurrir. Dengan demikian strategi bisnisnya dapat ditekankan pada tactical business unit, strategic business group, strategic business segments, natural business unit ataupun product market unit. Muslihat bisnis atau sering dianggap strategi unit bisnis terkait bisa berupa strategi pada level anak perusahaan, divisi, lini produk, atau profit centre lain yang mempunyai otonomi pengelolaan bisnisnya sendiri.

Manajemen strategi merupakan sebuah proses yang terdiri dari tiga kegiatan antara lain perumusan strategi, implementasi strategi serta evaluasi strategi. Keputusan perumusan strategis mengikat suatu organisasi pada produk, pasar, sumber daya, dan teknologi spesifik selama periode waktu tertentu. Apapun yang akan berlangsung, keputusan strategis mempunyai konsekuensi berbagai fungsi utama serta pengaruh jangka panjang di suatu organisasi. Evaluasi strategi adalah tahap akhir di dalam manajemenstrategis. Para manajer sangat perlumengetahui kapan strategi tertentu tidak berfungsi dengan baugs, evaluasi strategi berarti pekerjaan untuk memperoleh informasi terkait. Semua strategi dapat dimodifikasi di masa depan karena faktor-faktor eksteral dan internal selalu berubah.

Isu dalam strategi bisnis adalah bagaimana mengkoordinasikan fungsi-fungsi bisnis/manajemen untuk mencapai keunggulan kompetitif. Strategi generik Jordan Porter adalah contoh muslihat bisnis. ‘18 15 STRATEGIC MANAGEMENT Business Unit Strategy kembali, setelah pemangkasan biaya dan aset besar-besaran, jadi bisnis yang mampu tetap dan menguntungkan. Question Mark Divisi dalam kuadran ini mempunyai posisi pangsa pasar relatif yang rendah, tetapi mereka bersaing dalam industri yg bertumbuh pesat. Biasanya keperluan kas perusahaan ini banyak dan pendapatan kasnya rendah.

Dari banyak model perencanaan, 2 yang paling tidak sedikit digunakan adalah Boston Talking to Group’s matriks pembagian pertumbuhan 2 x 2 serta General Electric Company or McKinsey & Company. ‘18 12 STRATEGIC MANAGEMENT Business Unit Strategy bila nyata, yang melaksanakan seluruh rantai nilai dari sebuah produk dengan sumber daya sendiri. Faktanya, dalam industri dalam sama, perusahaan-perusahaan bervariasi di dalam proporsi kegiatan yang dilaksanakan dengan sumber daya sendiri.

Divisi dengan pangsa pasar relatif yang tinggi dan tingkat pertumbuhan industri dalam tinggi seharusnya menerima penanaman yang besar untuk mempertahankan dan memperkuat posisi dominan mereka. Kategori ini adalah pemimpin pasar namun tidak merupakan berarti akan memberikan arus kas positif bagi perusahaan, karena harus mengeluarkan melimpah uang untuk memenangkan suceder dan mengantisipasi para pesaingnya. Integrasi ke depan, ke belakang, dan horizontal, penetrasi pasar, pengembangan pasar, pengembangan produk, dan partnership adalah strategi yang sesuai tuk dipertimbangkan divisi ini. Cah Cow Divisi yang berposisi di kuadran ini memiliki pangsa pasar relatif yg tinggi tetapi bersaing pada industri yang pertumbuhannya lambat.

Rantai nilai membantu perusahaan untuk memahami sistem penyaluran nilai, tidak hanya periode dari rantai nilai pada tempat perusahaan beroperasi. Pemasok tidak hanya menghasilkan and memberikan input yang dipakai dalam kegiatan nilai perusahaan, tetapi secara signifikan juga mempengaruhi posisi biaya and diferensiasi perusahaan. Demikian juga, tindakan pelanggan dapat memiliki dampak yang signifikan dalam keunggulan biaya / diferensiasi perusahaan. Dalam perusahaan tunggal yang tidak memiliki dewan corporate, atasan dan manajemen atas bisa langsung merumuskan strategi bisnis yang dapat langsung diimplementasikan ke tahap fungsional. Akan tetapi, perusahaan ini juga tetap mempunyai visi, tujuan jangka panjang dan tujuan jangka pendek sebagai acuan untuk pelaksanaan rencana strategisnya.

Bisnis ini disebut turno tanya karena organisasi harus memutuskan apakah akan memperkuat divisi ini dengan mengerjakan strategi intensif atau menjualnya. Star Bisnis di kuadran ini mewakili peluang jangka panjang terbaik untuk pertumbuhan dan profitabilitas bagi organisasi.

Leave a Reply